Pages

September 28, 2011

my (experiment) food


sandwich telor kornet nasi keju *namanya panjang yah :p*

Enaknya di rumah terus, gw jadi bisa ngapain aja. Termasuk main-main di dapur.hehe.

Akhirnya terciptalah menu ini. Lapisan telor dadar isi kornet (karena berlapis makanya disebut sandwich) yang diisi sama parutan keju (di selipan paling bawah) dan nasi (di lapisan atasnya). Pake nasi dikiiiit doang biar berasa ada nasi aja. Kan orang Indonesia belom berasa makan kalo ngga pake nasi.hehehe. Nyummy :9

*next time aja deh gw update resepnyah. eh tapi dari namanya aja juga uda ketauan lah gimana bikinnya. hehehe.

Yang tertarik, silakan mencoba dan ber-eksperimen sendiri ;)

September 27, 2011

kebawa suasana


Mungkin gw gampang 'kebawa suasana'.
Mungkin selama ini gw juga banyak hanya 'kebawa suasana'.
Mungkin kali ini gw juga lagi 'kebawa suasana'.

But again.. I'll let this feeling lead me to him or maybe nowhere :)

*but don't worry I (think) am ready with the consequences ;)

September 9, 2011

(tidak) bosan menunggu


beribu kata telah ku rajut. namun hadirmu masih tak sampai.

jika kamu tahu, rajutan kataku mungkin membuatmu bosan. tapi ini caraku menjalani waktu, menunggumu.

-untuk kamu yang akan indah pada waktunya-

aku *klik* kamu


Kamu, aku belum tahu.

Apa kamu? Siapa kamu? Kapan kamu? Di mana kamu? Bagaimana kamu?
Masih banyak kemungkinan kamu.

Kamu yang memberi kenyamanan? Atau kamu yang menjadi candu?

Samakah? Bedakah? Subtituter? Komplimenter?
Tapi aku memilih kompatibel.
Ya, ini tentang aku dan kamu.

Kadang aku meragu.
Benarkah kita akan bersatu?

Aku menunggumu. Kamu menungguku.
Tanpa berbuat sesuatu, hanya diam lalu terpaku?

Atau..

Aku mencarimu. Kamu mencariku.
Kita saling mencari, hingga terlewat dan tak bertemu?

Aku bingung berlaku.
Harus berbuat apa aku?

Terpekur.. Lalu aku ingat sesuatu.
Dia menciptakan aku, pasti dengan kamu sebagai pasanganku.
Aku percaya itu.

Maka aku kembali menjalani waktu.
Dengan senyum penuh.
Menanti saat aku dan kamu ada dalam satu.

-untuk kamu yang akan indah pada waktunya-


malam ditemani kamu


Malam terasa syahdu.
Ketika bintang bersinar malu.
Mememani bulan yang muncul tersipu.

Aku termangu.
Sambil menahan rindu.
Rasa yang ada slalu.
Kala teringat tentangmu.

Kapan kamu muncul?
Hadir di sisiku.
Menggamit jari penuh mau.
Sambil memeluk bahu.
Dan menatapku tanpa malu.

Tapi jangan kamu jadi terburu.
Lalu lupa tepat waktu.
Karena asal kamu tahu.. aku masih bisa menunggu.

-untuk kamu yang akan indah pada waktunya-

detik merdu


Tik-tok. Tik-tok.

Terdengar detik bertalu merdu.
Terus berulang dalam kepalaku.
Hingga terasa menggema penuh.
Memenuhi rongga kiri dadaku.

Tunggu..
Mungkin aku keliru.
Bunyi ini memang dari situ, rongga kiri dadaku.

Berdegup.
Menghitung durasi menunggu.
Kapan kamu datang menghampiri aku.

Kamu.. yang akan datang tepat waktu.
Hingga nanti, kita dapat bersatu.

-untuk kamu yang akan indah pada waktunya-

September 1, 2011

ponakan


gw bukan tipe yang suka anak kecil. gw juga bukan tipe yang anak kecil sukai. hehe, vice versa lah.
pengaruh anak bungsu mungkin. entahlah.
gw ga rajin main ama ponakan (anaknya kakak) gw. bahkan cucu pertama nyokap rada ngga akur ama gw. hahaha.
nah, tapi ada satu ponakan sepupu gw (yaa..sebutannya tetep ponakan gw jg sih) ini, yang tiap kumpul keluarga, mau aja lho nempel mulu ama gw. senangnyaaaaa.
tuh, di photo yang paling pinggir (yang tengah sepupu gw, Hanum). kenalin, namanya Andien :)
berani ngomong. banyak nanya. pengen tau banyak hal. lebih sopan. lucu lah pokoknya, ngga riweh. hehehe
sampe ketemu 2 minggu lg ya, Ndien di arisan keluarga berikutnya ;)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...