Pages

December 24, 2011

Dugeun Duguen

Kupu-kupu yang di perut mungkin belum bangun.
Tapi deg-deg-annya udah lumayan berasa beneran.

Rasa degupannya beda sama yang lain.
Ada rasa gemes.
Ada rasa ngarep.
Ada rasa takut.
Ada rasa kecewa.
Ada rasa cemas.
Tapi juga ada rasa seneng.
Ada juga rasa tenang.
Ada juga rasa nyaman.
Ada juga rasa kangen.
Ada juga rasa ingin memiliki dan dimiliki.

Mungkin... Ini beda dengan sebelumnya yang sedikit menggebu dan berasa banget 'jatuh' cintanya.
Mungkin... Ini rasa 'jatuh' cintanya udah cukup diimbangi dengan 'menjejaknya' otak pada kenyataan dan logika.
Jadi lebih baik kan?! Dimana rasa dan pikir, hati dan otak, mulai akur saling memperhatikan porsi dan posisinya masing-masing.

Tapi masalah yang dihadapi masih sama.
Di sini sudah merasa (dan berpikir) tapi entah yang di sana, apakah juga sudah merasakan dan berpikir hal yang sama.

Yang di sini masih capek untuk berada di posisi mengejar.
Maunya sih dikejar sama pihak di sana, yang emang sesuai target. Hahaha..banyak maunya yah (•̯͡.•̯͡)
Tapi gapapa dooong kalo minta dikejar sama yang di sana (◦ˆ⌣ˆ◦)

Hhaahh..ottokajo? Nan molla ┐(ˇ.ˇ")┌

Lagipula saat ini yaa gitu-gitu aja. Kayanya banyak-banyakin 'minta' sama Allah aja dulu (‾ʃƪ‾)

Baiklah..di sini masih ingin lanjut menikmati dugeun-dugeun yang masih berasa gara-gara yang di sana.
Boleh yaa (‾⌣‾)♉

SALAM MENUNGGU DARI KUPU-KUPU DI PERUT YANG BELUM BANGUN ;)

Ristiana Istiqomah

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...