Pages

January 19, 2012

Regulasi Emosi

Regulasi emosi, arti simpelnya mengatur, mengontrol emosi.
Regulasi emosi tentunya beda dengan menahan emosi.
Analoginya bisa dibandingkan dengan aliran air. Aliran air ini diumpamakan sebagai emosi.
Jika aliran air itu ditahan, berarti kita memasang sebuah penahan *seperti bendungan* agar aliran air itu berhenti. Tapi ketika jumlah air sudah terlalu banyak dan alat penahan yang digunakan tidak mampu membendungnya, air bisa keluar dengan tenaga yang jauh lebih besar sehingga bisa berakibat berbahaya. Sedangkan jika kita mengatur aliran air, hal itu bisa diumpamakan seperti mengalirkan air ke hal yang lain.

Misalnya air keran di luar rumah kita bocor dan kita ngga mau air itu masuk ke dalam rumah, maka kita bisa mengarahkan alirkan air itu ke pekarangan sehingga bisa sekaligus membasahi halaman atau menyiram tanah tempat kita menanam bunga dan pepohonan. Hasilnya, air yang bocor itu ngga terbuang sia-sia, justru bisa bermanfaat.

Yaah..ada banyak cara untuk mengatur aliran air itu. Pintar-pintarnya kita aja untuk memilih cara yang paling baik dan sesuai sama kita.

Jadi, mau seperti apa kita mengatur 'aliran air' kita masing-masing? :)

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...