Pages

August 21, 2014

my broken heart

from my recently broken heart's experience, I got some lessons learned. 

first. falling in love could be (just) that simple. 
misal buat lo adalah poin penting jika cowo tersebut seorang yang family guy, atau yang peduli sama lingkungan, atau yang deket sama ibunya, atau yang menjaga sholatnya.
mana yang paling penting buat lo, maka poin itu lah yang akan jadi prioritas lo.

second. when you falling (in love), you feel it. 
ga perlu banyak mikir ketika lo jatuh cinta. yang kerja itu hati, bukan otak.

third. loving someone, in long or short time, when it comes to end, it still painful.
gw mengira gw lebay. dimana ketika gw merasa tertarik sama seseorang hanya dalam beberapa jam, gw menghabiskan waktu sesiangan untuk beberapa kali nangis. nangis karena merasa segitu patah hatinya. patah hati karena merasa rasa ini ngga bisa atau sulit untuk tersampaikan atau bersambut. hehehe.
beberapa orang juga ga percaya ketika gw cerita kaya gini. tapi ketika akhirnya cerita sama temen gw yang lain, yang ternyata juga pernah mengalami pengalaman yang sama, hal itu wajar kok.

fourth. Allah decide someone to meet us for a reason(s). 
sedih? banget. tapi gw tetap bersyukur mengalami patah hati kemarin.
pengalaman ini memberikan gw jawaban akan pertanyaan gw yang lain. bahwa ada lelaki sebelumnya yang cukup mengganggu pikiran gw (secara sepihak, karena kayanya pikiran dia ngga terganggu bayangan gw. hahaha.), yang ternyata tidak se-signifikan itu untuk gw pertimbangkan lebih lama.
pengalaman ini juga yang memberikan gw 3 pelajaran di atas. hehehe.

ah! I missed something. akhirnya gw merasakan perasaan yang gw rindukan, walau hanya sesaat. hati gw kini ngga kosong-kosong amat. hahaha. ada sedikit patahan-patahan yang butuh dibereskan. hehehe.

ya akhirnya kembali bahwa Allah Maha Tahu, Allah Maka Kuasa, dan Allah Maha Berkehendak. Dialah Sang Pembolak-balik Hati ciptaan-Nya. insya Allah sekarang gw uda ikhlas sama rencana Allah saat ini.
semoga Allah mempercayakan gw untuk jatuh cinta dengan orang yang sudah Dia jodohkan untuk gw pada waktu yang tepat.

and it's really true...
Falling in love, in long or short time, when it comes to end, it still painful.
PS: oh iya yang gw bagi di sini hanyalah kondisi lo tertarik, suka, attracted to someone. untuk melanjutkannya menjadi hubungan antara 2 orang dewasa yang sehat dan berkepanjangan, ngga cukup untuk membahas hanya dari segi perasaan. hehehe.
PPS: terima kasih buat kalian yang mendengarkan dan membaca kesedihan gw baik dengan perhatian, pukpuk, 'omelan', tawa. I smurf you :*
PPPS: penting untuk cerita kalo hati lagi ngga enak gini (efek patah hati). cari teman, atau media apapun yang bisa buat lo cerita. bahkan sambil ngelus-ngelus kucing liar sambil cerita aja uda lumayan sedikit ngebantu lho #pengalamansendiri


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...